Kendati Motorola Mobility
sudah diakuisisi oleh Google, namun
raksasa internet tersebut menyatakan tidak
akan berperan aktif dalam bisnis
hardware.
Google agaknya sedikit beruntung setelah
mendapatkan salah satu vendor pemimpin
industri hardware mobile. Akan tetapi
potensi yang ada pada Motorola tidak
sepenuhnya dimanfaatkan oleh Google.
Ini memang sedikit mengejutkan, tetapi
raksasa internet tersebut hanya
mengatakan pembelian terhadap Motorola
semata-mata hanya untuk perlindungan
hak paten dan bukan yang lain.
Dalam wawancara di konferensi yang
diselenggarakan Allthingsd.com, Kepala
Android Andi Rubin menjawab misteri
mengapa Google membeli produsen
hardware tersebut.
"Saya tidak mengerti mengapa Anda
menyatakan Akuisisi Google terhadap
Motorola, karena Google ingin masuk ke
bisnis Hardware. Ini akan menjadi
sesuatu jangka panjang, Motorola tidak
akan mendapatkan perlakuan khusus dari
Google," jelasanya, seperti dikutip TG
Daily, Kamis (20/10/2011).
Tentu saja, hal ini dilakukan Google agar
meyakinkan produsen ponsel lain dengan
tidak melakukan perubahan signifikan
terhadap Motorola. Saat ini ada banyak
vendor produktif yang memproduksi jutaan
ponsel Android.
Dengan mengakuisisi Motorola, Google
sebenarnya memiliki kekuatan yang
nantinya bisa digunakan untuk
menghasilkan handset Android tercanggih
dan beda dari platform yang lain.
Jadi ini merupakan sebuah keputusan
strategis yang diambil Google untuk tidak
memasuki bisnis hardware. Google
menyadari kompetisi yang baik ialah
memiliki banyak perusahaan lain untuk
mendukung pengembangan Android untuk
menjadi pesaing iOS. (tyo)
Senin, 20 Februari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar