Senin, 20 Februari 2012

Gaji Buruh Pembuat iPhone Dijanjikan Naik

Foxconn
Manufacture sebagai pembuat iPhone dan
iPad berjanji akan menaikkan gaji para
pekerjanya di pabrik-pabrik di Cina.
Menurut laporan New York Times, Senin,
20 Februari 2012, peningkatan
penghasilan yang bakal diberikan kepada
buruh sebesar 16 sampai 25 persen,
atau dengan kenaikan tertinggi, maka gaji
yang diterima pekerja setiap bulan
sebesar US$ 400 (sekitar Rp 3,6
juta).
Selain memperbaiki sistem penggajian,
pemasok utama produk Apple itu juga
berjanji memperbaiki jam lembur dan
fasilitas untuk karyawannya. Perbaikan di
pabrik iPhone dan iPad ini tak lain
datang dari Apple Inc, sebagai klien
utama Foxconn.
Perusahaan ini merasa terganggu ketika
majalah Time membuat laporan tentang
kondisi perusahaan manufaktur dan rantai
pasokan produsen gadget terlaris sejagat
ini. Keadaan yang bertolak belakang dari
kesuksesan yang diraih Apple ini
membuat orang kecewa sampai
menyerukan boikot menggunakan produk
Apple.
Menanggapi pemberitaan itu, CEO Apple
Tim Cook tak tinggal diam. Dia
membantah bahwa Apple disebut sebagai
perusahaan yang abai terhadap
kesejahteraan para pembuat gadget-nya.
Cook meminta Fair Labor Association,
sebuah organisasi yang membela kondisi
buruh di seluruh dunia, membuat
investigasi terhadap kondisi para pekerja
dan fasilitas yang ada di Foxconn
Shenzhen dan Chengdu, Cina.
Kendati hasil penyelidikan organisasi buruh
itu baru akan disampaikan bulan depan,
bisa dipastikan nantinya mereka akan
menemukan banyak persoalan dalam
Foxconn Manufacture.
Hingga kini, Foxconn menolak
berkomentar tentang bagaimana mereka
menjalankan pabriknya. Yang jelas, CEO
Foxconn Terry Gou pernah mengucapkan
kata-kata yang membandingkan apa yang
dikerjakannya seperti mengatur kerja
binatang. "Mengatur 1 juta 'binatang'
membuat saya sakit kepala," kata Gou
suatu ketika.
CNET | RINI K

0 komentar:

Posting Komentar