pengamat digital Joe Wilcox menyebut
logo seri terbaru perangkat lunak
Microsoft Windows, Windows 8, sebagai
sebuah bencana. »Layaknya kapal Titanic,
yang menjadi sebuah tragedi," ujar
Wilcox melalui situs www.betanews.com
yang dipublikasikan pada 19 Februari
2012.
Sama seperti rancangan kapal Titanic,
yang melibatkan banyak orang, logo
Windows 8 tentu juga berdasarkan
pertimbangan. Saat itu Titanic dijuluki
unsinkable atau tidak dapat tenggelam.
Namun kapal itu berakhir dengan tragedi
yang menewaskan ribuan penumpangnya
setelah menabrak gunung es di Samudra
Atlantik pada 1912.
»Ada pandangan serupa mengenai Titanic
dan Microsoft, keduanya tidak dapat
ditenggelamkan," kata Wilcox.
Microsoft tidak memiliki logo khusus
perusahaan selain logo berbentuk bendera
yang berkibar. Nama Microsoft sangat
dikenal di dunia, tapi itu tidak cukup.
Perusahaan membutuhkan logo sebagai
tanda pengenal. »Tidak memiliki logo
adalah hal buruk bagi branding
perusahaan," ujar Wilcox.
Adanya berbagai kritikan selama ini tidak
membuat Microsoft memperbaiki atau
mengubah estetika logo perusahaan itu.
»Logo baru Windows 8 adalah sebuah
kesalahan baru," kata Wilcox.
Sama seperti pendahulunya, Windows XP,
Windows Vista dan Windows 7, Windows
8 berlogo sebuah bendera berwarna biru
muda yang dibagi secara vertikal dan
horizontal dengan dua baris. Hal yang
menjadi pembeda adalah warnanya.
Wilcox dapat memahami alasan Microsoft
mempertahankan logo yang ia sebut mirip
kepingan ubin itu. Menurutnya,
perusahaan itu sudah merasa terlalu
nyaman. Padahal jika ada perubahan
logo, masyarakat turut merasakan sebuah
perubahan.
»Siapa yang menyangka, ketika tahun
2004, saat Firefox diluncurkan, pengguna
Internet Explorer menurun drastis dari 90
persen hingga 52,96 persen saja," ujar
Wilcox. Menurutnya, kejatuhan Internet
Explorer adalah awal mula menurunnya
popularitas Microsoft Windows.
Wilcox membandingkan Windows Live
dengan produk keluaran Apple, yaitu
tablet iPad. »Penjualan iPad
mempengaruhi jumlah penjualan komputer
PC berbasis Windows karena tampilan
yang lebih segar."
Branding yang baik membantu
mengarahkan masyarakat dan pengguna
suatu produk. Walaupun sebuah
perusahaan sangat terkenal, logo tetaplah
penting.
Sumber tempo.co






0 komentar:
Posting Komentar